
Berita mengenai kontrak Marc Márquez dengan Ducati MotoGP Team yang belum juga resmi diumumkan meskipun sudah dibicarakan cukup lama. Ternyata punya beberapa alasan utama — dan itu bukan karena kedua pihak tidak ingin bekerja sama.
🧩 Alasan Kontrak Belum Juga Rampung
1. Negosiasi Detail yang Masih Diperdebatkan
Meski dukungan dan niat baik sudah jelas dari kedua pihak, ada beberapa poin kecil dalam negosiasi yang belum mencapai kesepakatan akhir, khususnya durasi kontrak dan struktur perjanjian. Ducati kabarnya ingin kontrak biennale (2 tahun), sedangkan Marquez cenderung memilih format kontrak 1+1 (1 tahun plus opsi perpanjangan). Sehingga butuh waktu lebih untuk menyelaraskan harapan ini.
2. Bursa Pebalap MotoGP Masih “Tergantung” Situasi Marquez
Karena masa depan Marquez belum diumumkan, keseluruhan pasar pebalap MotoGP (rider market) masih menunggu keputusan ini. Klub lain seperti Repsol Honda Team juga dikait-kaitkan dalam spekulasi. Jika Marquez memutuskan untuk pindah yang membuat pembicaraan kontrak sedikit lebih rumit.
3. Regulasi Baru MotoGP 2027 Membuat Semua Pihak Lebih Hati-hati
Perubahan teknis besar yang akan datang di MotoGP (seperti mesin baru, pembatasan elektronik dan sistem ban) menjadikan pilihan jangka panjang dalam kontrak lebih strategis. Marquez sendiri dilaporkan sangat memperhatikan proyek dan kekuatan tim menjelang era baru ini. Sehingga negosiasi kontrak dianggap sangat penting sebelum membuat komitmen besar.
📍 Situasi Saat Ini
Walaupun kontrak belum diumumkan resmi, hampir semua pihak di paddock yakin bahwa Marc Márquez akan tetap di Ducati untuk musim 2027. Asal negosiasi segera selesai sebelum musim berjalan. Ducati sendiri dikabarkan semakin mendekati penandatanganan, tinggal menyelesaikan detail kecil saja.